Penatalaksanaan / Pengobatan Penyakit Takayasu Arteritis


















Terapi tergantung kepada derajat aktivitas penyakit dan juga komplikasi yang mungkin berkembang. Aspek yang paling penting dari terapi adalah untuk mengkontrol inflamasi aktif dan mencegah kerusakan vaskular lebih lanjut. Terapi dosis tinggi dengan kortikosteroid adalahterapi inisial yang dipertahankan sampai pasien mencapai fase remisi. Diberikan glukokortikoiddalam dosis tinggi (prednisone, 1mg/kgBB/hr). Pasien dengan resistensi kortikosteroid ataurelaps membutuhkan terapi agen citotoksik seperti siklofosfamid (2mg/kgBB/hr) atau pilihan lain dengan dosis rendah methotrexat (0,3 mg/kgBB/mgu) atau azatioprin terapi yang dilanjutkan1 tahun setalah remisi lalu pemberhentiannya dengan bertahap.

Indikasi pembedahan pada pengobatan Takayasu arteritis belum ada secara pasti.Pembedahan secara umum dilakukan terutama biasa untuk mengkoreksi hipertensi renovaskular,indikasi lainnya memperbaiki cerebral, memperbaiki aorta/arteri, dan memperbaiki aortaregurgitasi, dan aneurisma. Pembedahan yang dilakukan selama fase aktif lebih membawaresiko besar dan reoklusi. Oleh karena itu seharusnya pembedahan dilakukan pada masa remisidimana inflamasi sudah mereda salah satu tindakan yang menjanjikan untuk terapi lesi obstruktif dari Takayasu arteritis adalah dengan Percutaneous Transluminal Angioplaty. Percutaneous Transluminal Angioplasty (PTA) adalah suatu tindakan pelebaran pembuluh darah yangmengalami penyempitan (stenosis) dengan menggukan balon kateter .

Berdasarkan penelitian,angioplasty pada pasien dengan lesi stenosis mencapai keberhasilan 94% yang diukur daripeningkatan diameter aorta, penurunan perbedaan tekanan darah, dan penurunan tekanan darah.Pasien yang berhasil dengan angioplasty juga mengalami perbaikan gejala. Stenosis arteri renalispaling baik diterapi dengan PTA. Vascular stent dilakukan pada lesi segmen panjang, lesi ostial,perbaikan stenosisa yang tidak komplit, dan diseksi berefek baik dan efektif. Operasi radikaluntuk aneurisma parsthorakalis direkomendasikan jika terapi paliatif gagal mencegah aneurismaatau untuk meminimalisir resiko pembedahan nantinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar