Tampilkan postingan dengan label Klasifikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Klasifikasi. Tampilkan semua postingan

Klasifikasi / Jenis -Jenis Vaskulitis

Berdasarkan penyebabnya vaskulitis dibagi menjadi:

a. Vaskulitis Primer
vaskulitis primer adalah vaskulitis yang tidak diketahui penyebabnya. Melibatkan berbagaisistem organ sehingga disebut sebagai vaskulitis sistemik. Vaskulitis primer dibagi kedalambeberapa grup berdasarkan ukuran pembuluh darah yang terkena. Dengan adanya pembagianini dapat menjelaskan mekanisme patogenesis penyakit lebih baik, sehingga dapat diketahuiprognosis dan terapi yang maksimal pada tiap individu yang terkena.

Tabel 1. Klasifikasi vaskulitis primer






















Klasifikasi berdasarkan International Consensus Conference di Chapel Hill, North Carolina pada tahun1994


b. Vaskulitis Sekunder
Vaskulitis sekunder terjadi karena adanya penyakit yang mendasari. Contoh keadaan yangdapat menimbulkan vaskulitis antara lain :
- Infeksi : dapat disebabkan oleh virus hepatitis B dan C
-Kelainan sistem imun : Reumatoid arteritis, SLE, dan sindrom Sjogrens
-Reaksi alergi : reaksi alergi dari medikasi, terpapar amfetamin atau kokain
-Keganasan : kanker yang dapat berefek pada sel darah misalnya leukemia, lymphoma,dan multiple myeloma

Klasifikasi dan Prevalensi Osteomielitis

Klasifikasi
Menurut kejadiannya osteomyelitis ada 2 yaitu :
1. Osteomyelitis Primer -->Kuman-kuman mencapai tulang secara langsung melalui luka.
2. Osteomyelitis Sekunder --> Adalah kuman-kuman mencapai tulang melalui aliran darah dari suatu focus primer ditempat lain (misalnya infeksi saluran nafas, genitourinaria furunkel).

Sedangkan osteomyelitis menurut perlangsungannya dibedakan atas :

a. Steomyelitis akut

  • Nyeri daerah lesi 
  • Demam, menggigil, malaise, pembesaran kelenjar limfe regional 
  • Sering ada riwayat infeksi sebelumnya atau ada luka 
  • Pembengkakan lokal 
  • Kemerahan 
  • Suhu raba hangat 
  • Gangguan fungsi 
  • Lab = anemia, leukositosis

b. Osteomyelitis kronis

  • Ada luka, bernanah, berbau busuk, nyeri 
  • Gejala-gejala umum tidak ada 
  • Gangguan fungsi kadang-kadang kontraktur 
  • Lab = LED meningkat


Osteomyelitis menurut penyebabnya adalah osteomyelitis biogenik, dimana yang paling sering :

  • Staphylococcus (orang dewasa)
  • Streplococcus (anak-anak)
  • Pneumococcus dan Gonococcus


Prevalensi
Osteomyelitis ini cenderung terjadi pada anak dan remaja namun demikian seluruh usia bisa saja beresiko untuk terjadinya osteomyelitis pada umumnya kasus ini banyak terjadi laki-laki dengan perbandingan 2 : 1.